Gejala Umum dan Cara Mengatasi Diare yang Menimpa Bayi

Gejala Umum dan Cara Mengatasi Diare yang Menimpa Bayi

Perlu diketahui para orang tua bahwa diare bukan penyakit sederhana karena dapat mengancam nyawa bayi dan balita. Diare yang menimpa umumnya disebabkan oleh beberapa faktor seperti keracunan makanan, infeksi bakteri/virus/parasit, dan alergi susu. Agar tidak menimbulkan hal yang serius, maka cara mengatasi diare pada bayi harus dilakukan dengan tepat, cepat, dan aman.

Gejala Umum Saat Bayi Terkena Diare

Tidak hanya terjadi pada orang dewasa, diare juga dapat menimpa bayi yang baru lahir sekalipun. Apabila tidak ditangani secara tepat dan cepat, maka diare akan lebih mengancam kesehatan bayi karena daya tahan tubuh mereka masih rentan. Berikut beberapa gejala yang dialami bayi agar para orang tua menyadari:

  • Bayi akan mengalami muntah-muntah cukup sering sehingga membuat tubuhnya lemah dan lesu;
  • Perut bayi akan terasa melilit dan sakit sehingga membuatnya terus menerus menangis karena tidak nyaman;
  • Saat buang air besar, feses yang dikeluarkan bayi mengandung darah atau nanah dan kemungkinan memiliki warna antara merah, hitam atau putih;
  • Bayi mengalami demam hingga lebih dari 390 C;

Obat untuk Meredakan Diare pada Bayi

  • Pastikan bayi terpenuhi asupan cairannya

Diare dapat menimbulkan efek dehidrasi yang membahayakan bayi. Oleh sebab itu, para orang tua harus terus mencukupi kebutuhan cairan selama bayi terkena diare. Apabila bayi masih dalam masa menyusui, maka berikanlah ASI secara teratur. Sedangkan untuk bayi yang sudah tidak bergantung pada ASI, berikan air putih dalam jumlah yang sedikit namun sering.

  • Pilihlah makanan yang mudah dicerna

Walaupun sistem pencernaan bayi sedang terganggu, namun tetap usahakan untuk membuatnya mau makan. Asupan makanan saat diare sangat penting untuk menjaga tubuh bayi agar tidak lemah. Makanan yang dianjurkan adalah jenis yang lembut dan mudah dicerna. Contohnya yaitu bubur nasi, bubur pisang, bubur wortel, dan bubur kentang. Hindari memberikannya makanan semacam sereal khusus bayi.

  • Berikan larutan oralit

Obat lain yang dianjurkan untuk diberikan yaitu larutan oralit. Obat tersebut dapat dibeli di apotek apabila tidak ada persediaan di rumah. Alternatif lain adalah dengan membuatnya sendiri menggunakan bahan-bahan dapur. Cara membuatnya yaitu:

  1. Siapkan 6 sendok teh gula, dan setengah sendok teh garam;
  2. Siapkan air sebanyak 1 liter;
  3. Masukkan air ke dalam tempat yang sudah dipastikan bersih;
  4. Campurkan gula dan garam sesuai takaran lalu aduk.

Dosis pemberian oralit untuk bayi berusia kurang dari 1 tahun adalah seperempat hingga setengah gelas saja. Namun, apabila bayi masih berusia di bawah 6 bulan, sebaiknya jangan dulu diberi oralit, dan diganti pemberian ASI saja dengan frekuensi yang sering.

Diare pada bayi tidak boleh ditangani dengan sembarangan mengingat kondisi bayi yang memang masih rentan. Walaupun sudah melakukan pencegahan dengan cara-cara alami tersebut namun bukan berarti otomatis sembuh. Saat diare tidak kunjung mereda, maka bayi perlu dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan obat seperti anti bakteri dan anti parasit.

Like and Share ya 🙂