Begini Cara Mengobati Dermatitis Atopik

Setiap orang khususnya kaum wanita pasti sangat concern dengan masalah kesehatan kulit. Untuk mendapatkan kulit yang sehat, semua merelakan waktu dan biaya untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Ada yang merawat kulitnya dengan bahan tradisional hingga ke klinik kecantikan. Lalu, bagaimana jika sudah melakukan perawatan, namun tiba-tiba penyakit kulit melanda? Pasti pernah dengar dong tentang penyakit kulit yang tidak bisa sembuh alias hanya bisa dikontrol, yaitu dermatitis atopik. Lho, jadi dermatitis atopik itu beneran tidak bisa diobati ya? Jadi sakit seumur hidup kah? Eits, tenang dulu. Kamu masih bisa terbebas dari penyakit kulit ini ko. Lalu, bagaimana cara mengobati dermatitis atopik? Mari kita bahas lebih lanjut, namun sebelumnya kamu perlu mengetahui kisah seputar dermatitis atopik terlebih dahulu.

Apa itu dermatitis atopik?

Dilansir dari Hello Sehat, dermatitis atopik adalah penyakit kulit kronis yang menimbulkan peradangan, rasa gatal, kering, dan pecah-pecah pada kulit. Orang biasa mengenalnya dengan eksim. Penyakit kulit satu ini bisa menyerang bagian lipatan area wajah terutama pipi.

Tentunya karena menimbulkan rasa gatal, penyakit ini dapat mengganggu aktivitas yang dilakukan setiap harinya. Penyakit kulit satu ini memang tidak bisa disembuhkan, namun dengan cara mengobati dermatitis atopik yang tepat kamu bisa mengendalikan dan meringankan gejala dermatitis atopik saat kambuh.

Gejala-gejala umum dermatitis atopik

Gejala yang dirasakan setiap orang berbeda-beda, namun yang paling umum ditemukan adalah sebagai berikut.

  1. Pada balita ditemukan kulit bersisik, warnanya merah, berkerak di area pipi, ada juga di bagian kulit kepala, tangan, maupun kaki.

Begini Cara Mengobati Dermatitis Atopik

Sumber gambar: unsplash.com

  1. Pada usia anak-anak dan dewasa, gejala yang muncul berupa ruam merah dan menimbulkan rasa gatal. Biasanya muncul di bagian belakang leher, siku, dan lutut.
  2. Dilansir dari Alodoc, dalam beberapa kasus juga ditemukan bahwa penderita akan memiliki ruam yang menonjol sekaligus mengeluarkan cairan.
  3. Karena kulit mengering, biasanya akan mengelupas dan disertai darah.
  4. Kulit kering dan bersisik.
  5. Kulit bagian bawah telapak tangan atau di bawah area mata terlihat mengerut atau kusut.
  6. Dan kulit yang berada di bawah bagian mata juga terlihat lebih gelap dari keadaan normalnya.
  7. Rasa gatal biasanya semakin parah saat malam hari.
  8. Kulit yang digaruk karena gatal biasanya akan menebal atau timbul lubang dan warnanya menggelap.

Jika rasa gatal dibiarkan begitu saja, maka keadaan kulit penderita akan semakin parah dan dapat memicu infeksi.

Penyebab dari dermatitis atopik

Penyebab dari penyakit ini sangatlah beragam. Selain disebabkan oleh faktor genetik, bisa juga penyakit ini disebabkan oleh bakteri Staphylococcus yang secara normal berada di permukaan kulit. Kambuhnya dermatitis atopik ini bisa dikarenakan penggunaan lotion kulit, produksi keringat yang berlebih, penggunaan bahan pakaian yang tidak tepat, alergi makanan, stres, penggunaan sabun maupun deterjen dalam kegiatan rumah tangga, dan kondisi kulit yang kering.

Cara mengobati dermatitis atopik

  1. Tidak menggunakan pakaian yang terlalu ketat.
  2. Menghindari stres, maka dari itu perlu pelatihan manajemen stres yang baik.
  3. Menghindari olahraga yang terlalu berlebihan saat penyakit dermatitis sedang kambuh.
  4. Menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi dan menerapkan pola hidup sehat serta seimbang.
  5. Tetap menjaga kelembapan kulit dengan menggunakan lotion sesuai jenis kulit atau mengompresnya dengan air hangat.
  6. Menghindari penyebab alergi, mungkin dari makanan, debu, atau bulu hewan.
  7. Saat menunjukkan gejala awal, bisa diatasi dengan menggunakan obat-obatan anti inflamasi yang dijual bebas.

Like and Share ya 🙂