16 Subsektor Ekonomi Kreatif Masa Kini: Peluang Kuliner

16 Subsektor Ekonomi Kreatif Masa Kini: Peluang Kuliner

Subsektor ekonomi kreatif bergantung pada kombinasi pengetahuan dan kreativitas. Ekonomi kreatif merupakan pengembangan dari ekonomi industri, ekonomi pertanian, dan ekonomi informasi yang telah ada sebelumnya. Di Indonesia sendiri terdapat 16 subsektor ekonomi kreatif.

Subsektor Ekonomi Kreatif

  1. Arsitektur
  2. Desain Interior
  3. Aplikasi Pengembangan Permainan
  4. Fashion
  5. Desain Produk
  6. Fotografi
  7. Video, Film, dan Animasi
  8. Kuliner
  9. Kriya
  10. Penerbitan
  11. Musik Penerbitan
  12. Seni Pertunjukan
  13. Periklanan
  14. Seni Rupa
  15. Desain Komunikasi Visual
  16. Televisi dan Radio

Peluang Usaha Kuliner

Diantara 16 subsektor ekonomi kreatif, salah satunya adalah subsektor ekonomi kreatif bidang kuliner peluang usaha kuliner di Indonesia masih sangat terbuka lebar, dengan tersedianya bahan pangan yang beragam serta adanya kebutuhan konsumen yang berbeda-beda. Peluang kuliner ini bisa kamu kembangkan dengan ide-ide kreatif.

Tren kuliner masa kini adalah kuliner yang sehat yang memberikan nutrisi dalam tubuh serta tidak menimbulkan permasalahan kesehatan, seperti resiko kolesterol, diabetes, dll. Untuk itu, kamu bisa memanfaatkan peluang ini dengan ide jualan olahan kuliner yang lebih sehat.

Berikut beberapa peluang penerapan ide bisnis kuliner yang bisa kamu coba:

1. Jualan Aneka Pepes

Pepes merupakan makanan olahan pangan tradisional yang terdiri dari rempah-rempah khas bumbu kuning dan ikan laut, yang dibungkus dengan daun pisang. Di beberapa tempat, pepes biasa digabung dengan parutan kelapa dan ditempat lain tidak.

Resep pepes bisa kamu kreasikan sesuai dengan lidah konsumen. Pepes adalah makanan sehat kaya rempah dan kaya protein. Kamu bisa mengkreasikan pepes dengan menjualnya di kemasan yang berbeda. Memberikan merek pada pepes kamu juga bisa meningkatkan nilai jualnya.

2. Stik Ubi Ungu

Stik Ubi Ungu bisa menjadi camilan yang banyak diminati dengan warna khasnya yang alami.

Ubi ungu bisa kamu dapatkan dengan mudah di desa maupun di pasar-pasar tradisional. Peluang penjualan secara online pun masih terbuka lebar sehingga kamu patut mencobanya.

3. Puding Buah

Buah kaya akan vitamin dan mineral. Penjualan dalam bentuk puding juga digemari karena bisa melancarkan pencernaan. Kamu bisa mengkreasikan beraneka macam buah dengan warna-warni yang berbeda untuk puding yang kamu jual.

4. Catering Diet Sehat

Catering diet sehat bisa menjadi peluang kuliner yang menggiurkan dengan banyaknya sasaran konsumen baik di perusahaan maupun di perumahan. Tren diet sehat banyak digemari seiring meningkatnya penderita obesitas.

Orang yang tinggal di perkotaan biasanya disibukkan dengan jadwal yang padat dan pola makan yang tidak teratur. Mereka juga sering makan fast food karena tidak memiliki waktu banyak untuk memasak. Catering diet sehat bisa menjadi solusi untuk mereka.

5. Snack dari Kacang-Kacangan dan Buah-Buahan Kering

Kacang-kacangan seperti almond, mete, granola, dan buah-buahan kering seperti kismis bisa menjadi contoh snack sehat yang bisa kamu jual. Kamu bisa mengemasnya dengan rapi dan merek yang bagus untuk menggaet konsumen.

Selain tinggi serat dan protein, kalori pada kacang-kacangan dan buah-buahan kering juga tidak terlalu tinggi. Oleh karena itu, snack ini cocok sekali untuk diet dan gaya hidup sehat.

Kiat Sukses Usaha Kuliner Sehat

Walaupun memiliki peluang yang sangat tinggi, jualan kuliner sehat harus direncanakan dengan baik agar bisa mendapatkan banyak konsumen. Beberapa kiat sukses yang bisa kamu lakukan adalah:

1. Memberikan Rasa Enak

Rasa harus menjadi prioritas dari makanan yang kamu jual. Untuk memperkuat rasa, sebaiknya kamu gunakan rempah-rempah yang cukup dan hindari menggunakan MSG. Bertanyalah ke beberapa orang untuk mencicipi makanan kamu sebelum benar-benar menjualnya ke pasaran.

2. Kemasan Menarik

Karena kamu menjual kuliner sehat, kemasan harus menarik dan memperhatikan lingkungan, seperti menghindari penggunaan plastik. Hal ini bisa menambah kepercayaan konsumen sekaligus bisa menggaet konsumen pecinta lingkungan.

3. Gunakan Merek 

Walaupun skala kecil, berilah merek pada kemasan kuliner kamu agar produk kamu memiliki ciri khas tersendiri. Gunakan nama yang bagus dan mudah diingat agar konsumen bisa langsung mengenali merek kamu begitu mereka membelinya.

4. Gunakan PO

Sistem PO (Pre Order) bisa kamu gunakan untuk menghindari penumpukan makanan. PO juga bagus agar kamu mempunyai cukup waktu memenuhi pesanan dalam jumlah yang besar.

Selain kuliner, masih banyak di antara 16 subsektor ekonomi kreatif yang bisa kamu jadikan peluang usaha, seperti fotografi dan fashion. Dengan kerja keras dan ketekunan, usaha kamu pasti akan membuahkan hasil.

Like and Share ya 🙂