Tanaman Cabai Berpelindung Atap Plastik UV Masih Menguntungkan

Tanaman Cabai Berpelindung Atap Plastik UV Masih Menguntungkan

Musim hujan membuat tanaman cabai rentan kelebihan air dan meresahkan petani cabai. Padahal cabai merupakan komoditas pertanian yang sangat dibutuhkan masyarakat. Kondisi ini menyebabkan produksi cabai menjadi sangat terbatas. Solusi apa yang harus dilakukan para petani?

Pemantauan Harga Cabai

Pemantauan harga cabai di kota Denpasar dan kota lainnya dalam sepekan terakhir sudah mencapai Rp 120.000 per kilogram. Kondisi ini sangat berbeda dibanding beras, bawang putih, dan kebutuhan lainnya yang cenderung stabil. Keadaan demikian juga berimbas pada jumlah hasil panen yang semakin hari semakin menurun.

Alasan Pemakaian Plastik UV

Selain hama yang menyerang secara tiba-tiba, hal yang dikhawatirkan oleh petani cabai yaitu tanamannya mati karena air hujan. Hujan yang lebat setiap saat membuat petani cabai harus mengalami kerugian.

Sering kali karena gangguan ini petani tidak dapat mengembalikan modal karena gagal panen. Faktor cuaca ini memang tidak dapat ditebak. Hujan dengan intensitas tinggi bisa seketika datang. Sehingga menyebabkan gagal panen dan kelangkaan stok cabai di pasar. Itulah yang menyebabkan harga melonjak sangat tajam.

Petani cabai akhirnya memiliki ide agar stok cabai di pasaran tetap ada meskipun musim penghujan tiba, yaitu dengan green house. Dengan green house, kita dapat menyesuaikan kebutuhan tanaman cabai, seperi mengukur suhu mikro yang sesuai agar bisa tumbuh dengan baik.

Selain itu bisa mengatur intensitas penyinaran, pengairan, dan pemupukan. Tentu saja bangunan ini tembus cahaya sehingga tanaman cabai bisa berfotosintesis meski ada dalam gedung. Tanaman cabai dengan atap plastik jauh lebih baik dari kuantitas panennya. Saat ini para petani cabai juga sudah mulai Belajar Bertani Organik untuk mendapatkan produk cabai yang lebih berkualitas.

Pembuatan Kerangka Green House

Kerangka green house terbuat dari bambu, kayu, besi, atau baja ringan. Anda bisa memilih sesuai budget dan kebutuhan. Selain menggunakan atap UV biasanya petani juga menambahkan fiberglass. Kerapatan kerangka ini yaitu 1 mm x 1 mm sebagai pendukung sirkulasi udara agar suhu tidak terlalu tinggi.

Pemakaian Plastik UV

Bahan yang digunakan sebagai atap gedung ini dinamakan plastik UV. Plastik ultraviolet ini dilapisi bahan kimia tertentu. Kegunaannya dapat melindungi tanaman dari sinar ultraviolet yang berlebihan. Sehingga plastik ini dipilih sebagai pendukung para petani cabai agar tidak rugi tiap kali panen.

Petani dapat memilih ukuran plastik sesuai kebutuhan. Harga plastik UV ini juga relatif berbeda sesuai ukuran, ketebalan, dan kandungan bahan kimia di dalamnya. Dengan menggunakan atap plastik UV, budidaya tanaman cabai tetap tercukupi di pasaran. Hal ini dibuktikan dari lahan 3000 meter persegi dapat menghasilkan 2 juta/tiga hari atau sekitar 20 juta per bulannya.

Kondisi ini tentu saja sangat menguntungkan petani cabai. Sistem green house ini belum banyak diaplikasikan di Indonesia, sehingga Anda bisa mencobanya sebagai alternatif pertanian cabai jika anda bernimat untuk Belajar Bertani. Jika Anda ingin memulai bisa dengan memesan plastik UV yang berukuran kecil terlebih dulu.

Keuntungan Pemasangan Plastik UV

Keuntungan yang didapat jika memakai plastik UV sebagai atap penanaman cabai yaitu menghindari curah hujan secara langsung. Kedua, menekan serangan layu bakteri dan fusarium, patek, dan busuk.

Ketiga, kualitas panen akan lebih baik seperti yang sudah dibahas sebelumnya. Keempat, memperoleh harga jual tinggi karena tidak banyak petani yang panen saat musim hujan. Kelima, menghemat pestisida.

Plastik UV memang bisa melindungi tanaman cabai dari air hujan dan hama. Namun petani cabai juga masih harus memberikan nutrisi lainnya untuk tanaman cabainya agar panen dengan hasil maksimal.

Like and Share ya šŸ™‚