Penyebab Air Ketuban Pecah dan Akibatnya

Faktor-Faktor Penyebab Air Ketuban Pecah dan Akibatnya

Persalinan akan dipersiapkan dengan optimal dan didukung dengan adanya promo ramadhan. Namun, banyak hal tak terduga yang bisa terjadi sebelum proses persalinan berlangsung. Anda tetap harus waspada dalam menjaga kandungan. Sekarang saatnya pula Anda mengetahui tentang faktor-faktor penyebab pecahnya air ketuban sebelum persalinan dan akibatnya.

Apa itu Air Ketuban dan Apa Fungsinya Bagi Kehamilan?

Air ketuban atau dikenal dengan cairan amnion merupakan cairan yang terdapat dalam ruangan yang diliputi selaput janin. Fungsinya yaitu sebagai pelindung untuk menahan janin dari trauma akibat terjadinya benturan.

Berguna juga untuk melindungi dan mencegah kekeringan pada tali pusat sehingga menjadi berkerut dan pada akhirnya akan menghambat penyaluran oksigen melalui darah ibu ke janin. Lalu berperan juga sebagai cadangan cairan dan sumber nutrisi bagi janin di dalam kandungan.

Ketuban ini juga membuat janin dapat bergerak bebas dan membantu sistem pencernaan bayi Anda di dalam kandungan serta berfungsi juga sebagai sistem pernapasan janin untuk berkembang dengan sempurna. Di dalam kandungan ketuban juga dapat menghangatkan janin dari kedinginan.

Apakah Faktor-Faktor Penyebab Ketuban Pecah?

Banyak faktor penyebab yang membuat ketuban pecah. Pada usia kehamilan 37-42 minggu penyebab ketuban pecah adalah Anda mengalami stres sehingga terjadinya aktivasi dini enzim pada membran dan sebelum persalinan Anda juga mengalami kontraksi braxton hicks.

Bisa juga karena adanya infeksi yang terjadi pada vagina, leher rahim, dan rahim. Pada usia kehamilan 37 minggu, ketuban pecah disebabkan oleh adanya infeksi atau peradangan pada selaput ketuban, kondisi kantong ketuban telah berisi lebih dari satu bayi alias kembar. Terjadi perdarahan vagina selama lebih dari satu trimester juga dapat menyebabkan ketuban pecah.

Ketuban pecah juga dapat terjadi karena Anda pernah melakukan biopsi pada leher rahim. Rendahnya kadar kolagen yang terdapat di dalam jaringan kantung ketuban. Kandungan kolagen bisa Anda dapatkan di dalam susu berkualitas yang tersedia di toko tertentu dengan harga promo ramadhan.

Apa Akibat dari Pecah Ketuban Sebelum Proses Persalinan?

Akibat yang dapat terjadi karena pecahnya ketuban adalah bayi terpaksa dilahirkan secara prematur. Bayi dilakukan secepat mungkin untuk menghindari terkenanya infeksi karena sudah tidak ada lagi air ketuban yang akan melindunginya. Dapat menyebabkan terjadinya perdarahan postpartum primer dan sekunder.

Pendarahan ini merupakan kondisi kehilangan darah dalam waktu yang lama mulai dari 24 jam paling cepat hingga 6 minggu setelah melahirkan. Akibat lain yang dapat terjadi yaitu terlepasnya sebagian hingga seluruh plasenta dari dinding rahim yang disebut dengan solusio plasenta.

Ketika ketuban pecah, kantung ketuban akan didatangi oleh kuman yang bermigrasi hingga menyebabkan infeksi pada rahim Anda. Bahkan bayi Anda bisa mengalami cedera otak atau bahkan kematian saat cairan ketuban hilang dan tali pusat terjepit di antara bayi dan dinding rahim.

Sebelum sakit maka jagalah kesehatan Anda dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi dan terjamin kualitasnya. Berhubung sebentar lagi ramadhan maka Anda bisa berbelanja dengan promo ramadhan yang tersedia.

Like and Share ya 🙂