Banyak Kebutuhan, Lakukan 6 Persiapan Keuangan Ini untuk Sambut Ramadan

Banyak Kebutuhan, Lakukan 6 Persiapan Keuangan Ini untuk Sambut Ramadan

Tidak terasa, tak lama lagi kita semua akan memasuki bulan suci Ramadan, dan semua umat muslim di dunia akan memulai ibadah puasa dalam hitungan pekan. Kalau diperhatikan, sejak 2 minggu lalu, harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik. Kejadian ini pun hampir selalu berulang setiap tahunnya, mengingat kebutuhan rumah tangga selalu meningkat jelang Ramadan.

Meski kenaikan harga barang selalu meningkat jelang Ramadan, masih banyak orang yang tidak mempersiapkan keuangan mereka dengan matang, sehingga ketika Ramadan datang, kita pun kalang kabut akibat banyak pengeluaran yang tak terduga. Alhasil, rekening pun jebol. Supaya bulan suci ini tidak menjadi bumerang yang membawamu kepada masalah finansial, kamu perlu melakukan persiapan keuangan dengan tepat. Penasaran gimana caranya? Simak 6 cara mudahnya berikut ini.

  1. Tambah penghasilan dengan bisnis dadakan

Ada beberapa bisnis sampingan yang bisa dikembangkan selama bulan Ramadan. Memang, sifatnya hanya sementara, tapi keuntungan yang dijanjikan juga cukup menggiurkan. Modal yang diperlukan juga ga begitu besar. Dengan merogoh kocek Rp 300 ribu hingga Rp 1 juta, kamu sudah bisa berjualan tajil seperti gorengan, es buah, atau kue-kue basah untuk makanan berbuka puasa.

Berjualan ketupat juga bermodal minim dan bisa meraup banyak keuntungan, mengingat bulan Ramadan selalu identik dengan makanan satu ini. Punya modal lebih besar lagi? Coba peruntungan dengan usaha kue kering, parsel Lebaran, atau baju Muslim. Permintaan akan barang-barang tersebut dikenal melonjak tinggi setiap bulan Ramadan.

  1. Hindari sifat berlebihan

Hakikat berpuasa adalah menahan diri, bukan hanya dari rasa lapar dan haus,  melainkan juga dari sifat berlebihan. Seringkali saat menjalankan ibadah puasa, orang-orang menjalankan sesuatu dengan berlebihan.  Setelah seharian berpuasa, biasanya kamu akan lapar mata dan cenderung makan berlebih saat berbuka, maupun saat sahur. Begitu juga menjelang Lebaran, karena momen sekali setahun, kamu dengan mudahnya mengeluarkan uang untuk membeli pakaian atau perlengkapan ibadah baru. Padahal, seharusnya puasa justru bisa membantu kamu lebih berhemat. Dengan frekuensi makan yang lebih sedikit, seharusnya anggaran konsumsimu pun ikut berkurang. Pakaian maupun perlengkapan ibadah pun nggak harus baru setiap tahunnya, apalagi kalau yang lama masih terawat.

  1. Belanja dari jauh-jauh hari

Seperti yang telah disebutkan di atas, beberapa barang akan mengalami kenaikan harga. Untuk menyiasatinya, usahakan membeli barang kebutuhan puasa dan Lebaran dari jauh-jauh hari. Misalnya ada kebutuhan yang pasti masuk daftar seperti oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman saat mudik, parsel Lebaran untuk hantaran rekan atau kerabat, pakaian baru, atau barang lainnya. Harga barang tersebut biasanya mengalami kenaikan beberapa minggu sebelum Ramadan dimulai. Maka dari itu, kamu masih bisa leluasa dalam mencari barang yang tepat dan sesuai kebutuhan.

  1. Manfaatkan promo dan diskon

Sudah menjadi rahasia umum bahwa para pelaku bisnis baik offline maupun online kerap memanfaatkan momen-momen tertentu untuk menggenjot pemasarannya. Begitu juga saat bulan Ramadan dan momen Lebaran. Berbagai promo dan diskon diberikan oleh mereka untuk meningkatkan permintaan belanja masyarakat di bulan tersebut. Saat kamu berbelanja, manfaatkan semua promo dan diskon tersebut untuk berbelanja berbagai keperluan, mulai dari keperluan dapur, gaya hidup, hingga keperluan rumah tangga lainnya. Tentu kamu juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan, jangan sampai gelap mata dan justru malah mengeluarkan biaya lebih besar dari yang seharusnya.

  1. Manfaatkan cicilan tanpa kartu kredit atau pinjaman online cepat

Mungkin kamu sudah menghitung seberapa banyak dana yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan Ramadan. Namun, seringkali daftar keperluan yang telah dibuat bertambah banyak. Misalnya harga tiket mudik yang melonjak di luar perkiraan, atau ada kebutuhan mendadak yang tidak bisa ditunda. Dalam kondisi darurat seperti ini, idealnya kamu sudah mempersiapkan dana darurat. Namun bagaimana bila kamu nggak memiliki cadangan dana atau bahkan kondisi kantong saat ini nggak memadai untuk menutup semua kebutuhan Ramadan dan Lebaran?

Jika kamu berada di kondisi tersebut, tak perlu khawatir, karena saat ini banyak perusahaan yang memberikan fasilitas pinjaman cepat, baik pinjaman dana tunai, maupun berupa plafon kredit non tunai seperti fasilitas cicilan tanpa kartu kredit yang bisa digunakan untuk berbelanja aneka kebutuhan di berbagai toko online maupun toko offline.

Salah satnya seperti Kredivo, perusahaan yang memberikan fasilitas pinjaman online cepat berupa cicilan tanpa kartu kredit dan telah bekerja sama dengan lebih dari 160 e-commerce terpecaya di Indonesia dan 10 toko konvensional di Jadetabek. Mengusung tagline “beli sekarang, bayar nanti” Kredivo menyediakan opsi bayar tunai dalam 30 hari dengan bunga 0%, dan cicilan tanpa kartu kredit bunga paling rendah dibandingkan perusahaan sejenis lainnya yaitu sebesar 2,95% dengan pilihan tenor 3, 6, dan 12 bulan. Kamu nggak perlu membayar uang muka, biaya admin, dan biaya tambahan apa pun. Dengan begitu, kamu bisa membeli segala kebutuhan Ramadan dan Lebaran dengan lebih ringan!

Like and Share ya 🙂